Bimbingan Teknis Keuangan Daerah dan Diseminasi Dana Desa di Jawa Tengah

Pada tanggal 11 April 2018, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Eksekutif Keuangan Daerah dengan topik utama “Strategi Penguatan Perpajakan Daerah di Era Desentralisasi Fiskal”. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan menjelaskan bahwa Bimbingan Teknis Eksekutif Pengelolaan Keuangan Daerah ini berfokus pada pembahasan aspek peningkatan kapasitas fiskal/kemampuan keuangan daerah, atau aspek revenue assigment. Dalam melaksanakan penugasan pada aspek penerimaan (revenue assignment) tersebut, pemerintah daerah dapat memperkuat perpajakan daerah sebagai salah satu sumber pendapatan daerah sendiri untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah.

Selain acara Bimbingan Teknis Eksekutif Keuangan Daerah, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan juga mengadakan acara Diseminasi Dana Desa di beberapa lokasi di Jawa Tengah antara lain Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Blora. Dalam acara diseminasi ini turut dipamerkan pula inovasi-inovasi dari masing-masing BUMDes. Inovasi tersebut antara lain alat panen garam rakyat, mesin pencacah plastik, pupuk cair, pengelolaan sampah rumah tangga, serta lukisan yang terbuat dari pelapah pisang.

Foto Dokumentasi :
A. Bimbingan Teknis Keuangan Daerah di Kota Semarang
002
“Keynote speech mengenai Strategi Penguatan Perpajakan Daerah di Era Desentralisasi Fiskal.”

003
“Sharing session oleh Wakil Walikota Semarang.”

B. Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Kendal
004
“Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan meninjau BUMDes yang membuka stand-stand di acara ini, salah satunya BUMDes yang mengolah kopi khas Kendal.”

005
“Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan bersama para Kepala Desa di Kabupaten Kendal melakukan foto bersama.”

006
“Antusiasme peserta Diseminasi Dana Desa yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Kendal.”

C. Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Demak
007
“Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan menyampaikan keynote speech pada acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Demak.”

008
“Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan meninjau stand-stand BUMDes, salah satu produksi BUMDes yang dipamerkan adalah lukisan yang terbuat dari pelapah pisang.”

009
“Ada juga mesin pencacah plastik dari BUMDes Desa Kedondong Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak yang merupakan inovasi dalam pengelolaan sampah plastik.”

010
“Mesin pencacah plastik menghasilkan cacahan plastik yang siap untuk didaur ulang.”

D. Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Pati

011
“Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan mencoba alat panen garam rakyat yang merupakan inovasi dari BUMDes Mitra Payang Mandiri, Desa Payang, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.”

012
“Selain membuat alat panem garam rakyat, BUMDes tersebut juga membuat pupuk cair serta melakukan pengelolaan sampah rumah tangga.”

013
“Para wartawan dari Kabupaten Pati yang antusias meliput Diseminasi Dana Desa.”

E. Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Rembang

014
“Acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Rembang dibuka dengan tarian tradisional oleh para penari muda berbakat.”

015
“Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan memberikan gambaran mengenai Program Padat Karya Tunai terkait kebijakan Dana Desa ke depannya.”

016
“Peserta diseminasi begitu antusias mengikuti kegiatan Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Rembang ini.”

F. Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Blora

017
“Acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Blora yang berlokasi di Pendopo Kantor Bupati Blora.”

018
“Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan menyampaikan keynote speech pada acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Blora.”