Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Dorong Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Bengkulu Bengkulu, 26 Februari 2018

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2015-2017), pelaksanaan dana desa telah menghasilkan penyediaan berbagai sarana dan prasarana dasar bagi masyarakat perdesaan. Selain itu, Dana Desa bersama-sama dengan sumber pendanaan lainnya seperti Alokasi Dana Desa (ADD), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Beras untuk Rakyat Sejahtera (Rastra) juga telah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan di perdesaan. Namun, berbagai capaian tersebut dirasa masih belum optimal dalam menurunkan angka kemiskinan di perdesaan (sekitar 13,47% pada tahun 2017). Untuk itu, pemerintah terus mendorong optimalisasi pengelolaan Dana Desa pada tahun 2018, salah satunya dengan mensosialisasikan Program Padat Karya Tunai atau Cash For Work.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, Bapak Boediarso Teguh Widodo, menyampaikan setidaknya ada empat kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk memaksimalkan Dana Desa di tahun 2018. Pertama, memperbaiki cara pengalokasian melalui pemberian affirmasi pada desa dengan tingkat kemiskinan yang tinggi. Kedua, memfokuskan penggunaan Dana Desa pada maksimal lima kegiatan pembangunan infrastruktur dan kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ketiga, mendorong penerapan pola swakelola dengan skema padat karya tunai dalam pelaksanaan kegiatan yang menggunakan Dana Desa. Keempat, memperbaiki pola penyaluran menjadi tiga tahap dan dilakukan sejak awal tahun anggaran.

Setidaknya itulah pesan besar yang berusaha disampaikan Direktur Jenderal pada dua acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu pada Senin, 26 Februari 2018 lalu. Diseminasi yang dihadiri oleh Bupati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Camat, Kepala Desa, aparat desa, dan tokoh masyarakat di masing-masing kabupaten tersebut mengambil tema “Padat Karya Tunai untuk Masyarakat Desa yang Lebih Sejahtera”.

Sebagaimana dijelaskan di atas, Padat Karya Tunai merupakan salah satu program pemerintah terkait kebijakan Dana Desa yang bertujuan agar penggunaan Dana Desa di masing-masing daerah dapat lebih difokuskan kepada pekerjaan Labor Intensive dengan menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran di desa. Pada prinsipnya, pelaksanaan Padat Karya Tunai harus berpegang pada 3 prinsip utama yaitu pelaksanaan kegiatan secara swakelola oleh desa, menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja setempat, dan bahan baku setempat.

Melalui penerapan skema Padat Karya Tunai, diharapkan pengelolaan Dana Desa ke depannya dapat lebih optimal dalam menciptakan lapangan kerja; meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat; serta menumbuhkan permintaan agregat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antar desa. Lebih lanjut, Direktur Jenderal berpesan agar Pemerintah Daerah senantiasa mengutamakan efisiensi, efektivitas, produktivitas, transparansi, serta akuntabilitas dalam mengelola Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan diseminasi di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Seluma ini merupakan diseminasi ke-16 dan 17 dalam rangkaian kegiatan diseminasi Dana Desa tahun 2018 untuk mensosialisasikan program Padat Karya Tunai kepada Pemerintah Daerah. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal juga menyaksikan kesenian daerah, serta produk dan kerajinan tangan yang diproduksi oleh BUMDes setempat.

 

Foto Dokumentasi :

Kabupaten Bengkulu Selatan

Tarian daerah

Tarian daerah setempat menyambut kedatangan Direktur Jenderal dan rombongan.

Acara diseminasi

Acara diseminasi ini bertempat di Gedung Pemuda Manna, Bengkulu Selatan.

turut hadir

 

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Bengkulu Selatan – Bapak Dirwan Mahmud, Anggota Komisi XI DPR RI – Ibu Anarulita Muchtar, dan Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan – Bapak Ubaidi Socheh Hamidi.

dirjen k speech

Direktur Jenderal menyampaikan keynote speech tentang Program Padat Karya Tunai dalam pengelolaan Dana Desa.

dirjen berfoto w pejabat

Direktur Jenderal berfoto bersama Pejabat dan Pimpinan Perangkat Daerah yang hadir dalam acara diseminasi kali ini.

dirjen mengunjungi stand

Direktur Jenderal mengunjungi stand-stand yang memamerkan produk dan kerajinan tangan hasil BUMDes setempat.

 

Kabupaten Seluma

dirjen tiba di lokasi

Direktur Jenderal tiba di lokasi diseminasi kedua di Kabupaten Seluma.

diseminasi kedua

Diseminasi kedua ini dihadiri juga oleh Bupati Seluma, Bapak Bundra Jaya.

Dir PTNDP

Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan – Bapak Ubaidi Socheh Hamidi menyampaikan laporan kegiatan acara diseminasi kali ini.

Dirjen Ks

Direktur Jenderal menyampaikan keynote speech sekaligus membuka acara diseminasi.