Kawal Program Padat Karya Tunai, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan “Maraton” di Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan, 25-26 Januari 2018 – Program Padat Karya Tunai atau Cash For Work, merupakan program pemerintah terkait kebijakan Dana Desa agar penggunaan Dana Desa di masing-masing daerah dapat lebih difokuskan kepada pekerjaan Labor Intensive dengan menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran di desa. Dalam rangka mensosialisasikan program tersebut kepada Pemerintah Daerah, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan akan mengadakan diseminasi ke berbagai daerah di seluruh Indonesia selama tahun 2018.

Pada tanggal 25 dan 26 Januari 2018 kemarin misalnya, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan baru saja melakukan “maraton” Diseminasi Dana Desa di Kalimantan Selatan. Bukan hanya satu melainkan tiga tempat di tiga kabupaten berbeda di Provinsi Kalimantan Selatan yang dikunjungi Bapak Boediarso Teguh Widodo dalam rangkaian kegiatan diseminasi dengan tema “Padat Karya Tunai untuk Desa yang Lebih Sejahtera”. Tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin pada hari Kamis, 25 Januari 2018 sekitar pukul 08.35 WITA, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan bergegas menuju ke lokasi Diseminasi Dana Desa yang pertama yakni Mahligai Sultan Adam, Kabupaten Banjar. Pada siang harinya, Direktur Jenderal juga memberikan keynote speech pada acara diseminasi di Balairung Tuntung Pandang, Kabupaten Tanah Laut. Pada pagi hari berikutnya, rangkaian “maraton” Diseminasi Dana Desa kali ini diakhiri dengan pemberian keynote speech pada diseminasi yang diadakan di Pawon Tlogo, Kabupaten Barito Kuala.

Seluruh kegiatan diseminasi yang dihadiri oleh Bupati, Camat, Kepala Desa, perangkat pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat di masing-masing kabupaten tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh aparat Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa dalam pengelolaan Dana Desa sekaligus mengevaluasi pelaksanaan Dana Desa sampai dengan tahun 2017. Dalam rangkaian kegiatan diseminasi ini, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan juga menyempatkan diri menyaksikan kesenian daerah, kerajinan tangan dan produk lainnya yang diproduksi oleh BUMDes setempat.

Dalam pidato pembukaannya, Direktur Jenderal menitikberatkan pada prinsip pelaksanaan Cash For Work yakni dilakukan secara swakelola oleh desa, menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja setempat, dan bahan baku setempat. Direktur Jenderal juga menjelaskan bahwa sasaran utama program Cash For Work ini adalah masyarakat yang masuk dalam kategori menganggur, setengah menganggur (bekerja kurang dari 35 jam seminggu), penduduk miskin, penerima Program Keluarga Harapan, dan penduduk dengan balita bermasalah gizi (stunting). Dengan begitu, diharapkan pengelolaan Dana Desa ke depannya dapat lebih optimal dalam menciptakan lapangan kerja di desa; meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat desa; serta menumbuhkan permintaan agregat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menurunkan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antar desa.

Terakhir, Direktur Jenderal senantiasa mengingatkan kepada Pemerintah Daerah dan Desa setempat untuk segera menyelesaikan (1.) Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah; (2.) Peraturan Kepala Daerah tentang Tata Cara Pembagian dan Penetapan Rincian Dana Desa setiap Desa; dan (3.) Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, agar penyaluran Dana Desa tahap I tahun 2018 dapat segera dilakukan.

kalsel_1

Gambar-1:Lokasi pertama Diseminasi Dana Desa kali ini, Mahligai Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

 

kalsel_2

Gambar-2:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan menyempatkan diri melihat-lihat produk kerajinan tangan yang dibuat oleh BUMDes setempat.

 

kalsel_3

Gambar-3:Peserta diseminasi begitu antusias mengikuti kegiatan kali ini.

 

kalsel_4

Gambar-4:Acara dimulai dengan pertunjukkan kesenian tari daerah yang diperagakan oleh penari-penari cantik Kabupaten Banjar.

 

kalsel_5

Gambar-5:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan menyampaikan keynote speech pada acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Banjar.

 

kalsel_6

Gambar-6:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan sekaligus membuka acara diseminasi di Kabupaten Banjar tersebut.

 

kalsel_7

Gambar-7:Bupati Banjar, Bapak KH. Khalilurrahman, menyerahkan cinderamata kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan sebelum Bapak Dirjen bertolak ke lokasi diseminasi berikutnya.

 

kalsel_8

Gambar-8:Lokasi Diseminasi Dana Desa kedua, Balairung Tuntung Pandang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

 

kalsel_9

Gambar-9:Peserta diseminasi melakukan registrasi sebelum acara dimulai.

kalsel_10

Gambar-10:Kali ini acara kembali dimulai dengan pertunjukkan kesenian tari daerah yang diperagakan oleh adik-adik imut dan berbakat dari Kabupaten Tanah Laut.

 

kalsel_11

Gambar-11:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan menyampaikan keynote speech pada acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Tanah Laut.

 

kalsel_12

Gambar-12:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan memberikan gambaran mengenai Program Padat Karya Tunai terkait kebijakan Dana Desa ke depannya.

 

kalsel_13

Gambar-13:Wakil Bupati Tanah Laut, Bapak Sukamta, menyerahkan cinderamata kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.

 

kalsel_14

Gambar-14:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan menyempatkan diri melihat-lihat produk kerajinan tangan yang dibuat oleh BUMDes setempat.

 

kalsel_15

Gambar-15:Hari Kedua, peserta diseminasi melakukan registrasi di Pawon Tlogo, Kabupaten Barito Kuala.

 

kalsel_16

Gambar-16:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan; Anggota Komisi XI DPR RI, Bapak Ir. H. Ahmadi Noor Supit; dan Bupati Barito Kuala, Ibu Hj. Noormiliyani AS tiba di lokasi terakhir dari rangkaian diseminasi kali ini, yaitu Pawon Tlogo, Kabupaten Barito Kuala.

 

kalsel_17

Gambar-17:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan menyampaikan keynote speech pada acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Barito Kuala.

 

kalsel_18

Gambar-18:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan bersama-sama dengan Anggota Komisi XI DPR RI dan Bupati Barito Kuala memberikan pidato sambutan untuk membuka acara Diseminasi Dana Desa di Kabupaten Barito Kuala – Jumat, 26 Januari 2018.

 

kalsel_19

Gambar-19:Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan berbincang-bincang dengan perwakilan BUMDes Kabupaten Barito Kuala perihal produk-produk yang dibuat oleh BUMDes tersebut.